4 Adegan dalam Gita Iman dari Injil Markus 6: 30-34-Renungan Harian Katolik Sabtu 3 Februari 2018


4 Adegan dalam Gita Iman dari Injil Markus 6: 30-34-Renungan Harian Katolik Sabtu 3 Februari 2018, Amorpost.com-Ketika membaca bacaan hari ini, ada 4 adegan penting yang perlu kita renungkan.

Adegan I (Ayat 30), para rasul melaporkan segala sesuatu yang mereka ajarkan dan lakukan kepada Yesus. Dalam adegan ini, mereka kecapaian dan lapar karena begitu banyak orang yang datang kepada mereka untuk mendengarkan ajaran mereka.

Adegan II (Ayat 31-32), Yesus berbelakasihan kepada para rasul karena megetahui mereka kelelahan sehingga Ia menyuruh mereka ke tempat yang sunyi dan beristirahat. Maka berangkatlah mereka.

Adegan III (Ayat 33), Banyak orang mengetahui kepergian mereka. Diketahui bahwa kerumunan orang mendahului mereka sehingga ketika mereka hendak naik perahu, orang-orang itu sudah ada di sana.

Yesus Mencintaimu
Yesus Mencintaimu (Foto: pixabay)

Adegan IV (Ayat 34), Yesus Berbelaskasihan kepada orang banyak itu karena mereka “Seperti domba yang tidak mempunyai gembala.” OLeh karena itu, Yesus sendiri mulai mengajarkan banyak hal kepada mereka.

Apa saja gita iman yang melantum dari ke IV adegan tersebut? Pada adegan I kita belajar bahwa apapun tugas kita, entah sebagai Imam maupun kaum awam harus kembali kepada Yesus untuk “melaporkan” segala sesuatu yang telah kita lakukan dan jalani. Itu artinya doa.

Kalau kita sebagai bapa keluarga maupun ibu yang bekerja di suatu perusahaan, sisihkanlah waktu untuk berdoa dalam keluarga. Bersyukurlah atas segala sesuatu yang telah kita lakukan, berbicaralah dengan Dia.

Pada adegan II, kita perlu percaya bahwa Yesus mengetahui segala sesuatu yang kita lakukan. Ia memiliki kasih yang luar biasa. Maka, kita perlu mengikuti kata-kata Yesus untuk beristirahat.

Ia tahu keadaan dan kerapuhan manusiawi kita. Kita perlu menyisihkan sejenak kesempatan untuk berlibur bersama keluarga. Refreshing itu perlu untuk kesehatan badan dan jiwa.

Adegan III, Ketika kita berada dalam kesunyian dan berbicara dengan Yesus, kita perlu sadar bahwa masih banyak orang yang belum mengenal Yesus. Kita perlu ketahui bahwa banyak orang yang sedang mencari Yesus.

Kalau kita mengadakan bakti sosial dan ada orang yang mengatakan bahwa kita hendak mengubah kepercayaan mereka, jangan tersinggung. Jadilah saksi melalui hidup kita. Jika kita mengubah hidup kita berdasakan Injil, orang lain akan mencari Tuhan Yesus. Percayalah!

Adegan IV, pada adegan ini, kita sungguh percaya akan kerahiman Ilahi. Yesus tahu bahwa banyak orang mau hidupnya berubah. Ia penuh belaskasihan.

Harapan
Harapan (Foto: pixabay)

Kepada mereka yang dikatakan “Seperti domba yang tidak memiliki gembala,” marilah kita menjadi gembala yang baik mulai dari diri kita sendiri, keluarga kemudian di dalam lingkungan kita.

Ya, kalau kaum terthabis fungsi mereka sebagai gembala yang baik sudah jelas. Namun bagi kaum awam?

Setidaknya mulai dari diri sendiri yang berarti tahu memmimpin diri sendiri. Kalau menjadi gembala yang baik sebagai bapa keluarga berarti tahu apa tugas utama seorang bapa.

Kalau gembala yang baik di lingkungan pemerintahan ya, tahu menjadi pemimpin masyarakat yang benar. Kalau menjadi gembala yang baik di lingkungan sekolah berarti tahu tugas utamamu. Singkatnya, menjadi gembala yang baik berarti tahu posisimu dan secara bijaksana memimpin.

Semoga gita iman hari ini, membawa sukacita bagi kita semua Amores…

Aplikasi Android Amorpos

Silakan Berikan Komentar Anda


Like it? Share with your friends!

10 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
0
Lucu
Suka Suka
0
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Wow Wow
0
Wow

0 Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like