Dengarkan Suara yang Membebaskan-Renungan Harian Katolik Sabtu 6 January 2018


Dengarkan Suara yang Membebaskan-Renungan Harian Katolik Sabtu 6 January 2018, Amorpost.com-Perayaan meriah natal 2017 dan tahun baru 2018 baru saja kita alami minggu lalu. Tentu saja, setiap dari kita memiliki kesan tertentu yang selalu kita kenangkan.

Namun, semuanya itu hanyalah kenangan. Waktu terus bergulir, detik, menit, hari, minggu, bulan dan tahun terus berganti.

Ditengah bayang-bayang kenangan dan derasnya perubahan waktu yang mengalir itu, ada kekokohan atau kestabilan yang tak berubah yakni diri kita sendiri yang mengendalikan semuanya itu. Setiap pribadi kita berperan dalam setiap keputusan yang kita lakukan.

Suara yang Membebaskan
Suara yang Membebaskan (Foto: pixabay)

Semua keputusan yang telah kita lakukan itu, berdampak pada diri kita saat ini maupun di masa yang akan datang. Ingat, kita adalah hasil dari keputusan kita.

Lebih daripada itu kesibukan-kesibukan harian kita datang silih berganti. Detik demi detik, sealalu ada suara yang datang mempengaruhi kita.

Dati terbitnya matahari sampai terbenamnya matahari, kita diterpa oleh begitu banyaknya informasi. Entah dari smartphone atau tv maupun radio, semuanya itu adalah suara.

Dengarkan Suara yang Membebaskan
Dengarkan Suara yang Membebaskan (Foto: pixabay)

Suara-suara itu ada yang positive dan ada yang negative. Ketika suara-suara yang datang cenderung untuk menghakimi entah diri kita sendiri maupun orang lain, dan terdengar bahwa kita tidak pantas dan tidak layak dihadapan sesama dan Tuhan, itulah suara yang merusak atau menghancurkan diri kita.

Suara yang merusak dan menyudutkan diri kita itu berasal dari si jahat. Kenapa? Karena si jahat selalu mau menhancurkan martabat kita yang luhur sehinggah menjauhkan kita dari yang baik yakni Tuhan sendiri.

Sebaliknya suara-suara yang memotivasi kita untuk maju, yang cenderung mengatakn bahwa kita ini berharga dan unik serta bermanfaat untuk diri kita, sesama dan Tuhan, itulah suara yang patut kita ikuti dan dengarkan.

Sungguh setiap detik kita diterpa oleh berbagai suara itu, namun kita harus percaya hanya ada satu SUARA YANG MEMBEBASKAN yakni suaru dari sorga yang mengatakan “Engkaulah AnakKu yang Kukasihi” (Markus 1: 11).

Ya, kita dikasih adalah suara yang sungguh membuat kita memiliki harapan ketika cahaya batin kita menjadi redup. Suara itu membawa kita melihat terang keidupan yang susungguhnya yakni sukacita dalam setiap derap langkah kehidupan kita.

Oleh karena itu, sebagai resolusi tahun 2018, mari kita selalu mendengarkan suara yang membebaskan itu daripada suara yang membawa kita kepada kehancuran. Semoga Amores…

Aplikasi Android Amorpos

Silakan Berikan Komentar Anda


Like it? Share with your friends!

81 shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
1
Lucu
Suka Suka
1
Suka
Bahagia Bahagia
3
Bahagia
Wow Wow
0
Wow

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like