Doa Yesus yang “Membingungkan”! Apa artinya “Jangan Masukan Kami ke dalam Pencobaan”?


Doa Yesus yang “Membingungkan”! Apa artinya “Jangan Masukan Kami ke dalam Pencobaan”?, Amorpost.com-Di dalam doa Bapa Kami, kita selalu mengucapkan frase “Jangan Masukan Kami ke dalam Pencobaan.” Frase terdengar aneh bagi kita bukan?

Mengapa Allah membawa kita kedalam kemungkinan untuk berbuat dosa? Kok Allah menggodai kita? Apa artinya ini?

Itulah pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul di benak kita saat mendoakan doa Bapa Kami. Oleh karena itu, kita perlu memhaminya supaya kita jangan salah sangka.

Perlu diketahui bahwa struktur ungkapan itu adalah konstruksi bahasa Yunani. Kalau diterjemahkan berarti “Menuntun kita agar kita tidak jatuh ke dalam godaan” atau “Memimpin kita menjauh dari godaan.”

Jangan Masukan Kami ke dalam Pencobaan
Jangan Masukan Kami ke dalam Pencobaan (Foto: unsplash)

Seringkali bahasa asli Kitab Suci (bahasa Ibrani atau Yunani) memiliki cara-cara aneh untuk mengatakan sesuatu, yang masuk akal bagi mereka pada saat itu, tapi mungkin kita sedikit bingung setelah dua ribu tahun kemudian. Allah tidak akan menuntun kita ke dalam pencobaan, karena godaan adalah situasi dimana kita tidak menaati Tuhan dan pada akhirnya berbuat dosa.

Iblis adalah penggoda, bukan Allah. Jadi frase singkat “Jangan Masukan kami ke dalam Pencobaan” dalam doa Bapa Kami berari memohon kepada Tuhan untuk melindungi kita saat kita dicobai.

Kita sadar bahwa dalam hidup ini, kita tidak luput dari godaan. Saat kita mendapati diri sedang dicobai, kita memohon agar Tuhan membantu kita untuk melawan godaan dari iblis tersebut.

Lebih lanjut, dalam Katekismus Gereja Katolik No. 2848 ditegaskan: “Supaya dapat melawan godaan, dibutuhkan satu keputusan hati. “Karena di mana hartamu, di situ juga hatimu… Tidak ada seorang pun dapat mengabdi kepada dua tuan” (Mat 6:21.24).

“Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh” (Gal 5:25). Dalam “persetujuan” ini kepada Roh Kudus, Bapa memberi kita kekuatan. “Percobaan yang kamu alami adalah percobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia.

Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya (1 Kor 10:13).”

Sumber: Disadur dari Buku, Kenneth Brighenti Ph.D. Rev., The Catholicism Answer Book: The 300 Most Frequently Asked Questions, Sourcebooks, Inc. (2007), hlm 243

Silakan Berikan Komentar Anda


Like it? Share with your friends!

1.9k shares
Adrian B.

Alumnus Ateneo de Manila University, Philippines

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
0
Lucu
Suka Suka
5
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Wow Wow
0
Wow

Comments 1

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like