Ini Alasan Mengapa Doa Bapa “Kami” dan bukan Bapa “Ku” di dalam Surga. Orang Katolik Harus Tahu!


Ini Alasan Mengapa Doa Bapa “Kami” dan bukan Bapa “Ku” di dalam Surga. Orang Katolik Harus Tahu, Amorpost.com-Bagi kita orang Katolik, doa Bapa Kami merupakan doa yang sangat istimewa. Alasannya utamanya karena doa ini sendiri adalah doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus kepada kita.

Walaupun demikin, mungkin kadangkala muncul pertanyaan-pertanyaan di pikiran kita ketika mendoakan doa itu. Kita bisa saja berujar, “Loh kok mengapa bapak ‘kami’ bukan bapak ‘ku’?”

Bukankah “aku” yang mendoakan doa itu? Ini penjelasan sederhananya.

Alasan yang paling utama dan pertama adalah Tuhan Yesus sendiri memerintahkan kita menggunakan kata “kami” dalam doa itu. Maka kita setia pada perintah Tuhan Yesus sendiri untuk berdoa menggunakan kata “kami” daripada “ku” atau “aku”.

Doa Bapa Kami dan Bukan Bapa Ku
Doa Bapa Kami dan Bukan Bapa Ku (Foto: pixabay dan flickr)

Alasan Kedua adalah Tuhan Yesus kehendaki supaya kita ketahui bahwa kita tidak pernah berdoa sendirian. Kita semua selalu menjadi bagian dari keluarga Allah karena kita semua adalah anak-anak Allah.

Hal itu bisa dipahami secara sederhana seperti ini; Saudara kandungku bukan saudara kandungmu, tetapi aku dan saudara kandungku bisa mengatakan kepada kamu bahwa “Dia adalah ibu kami.”

Dengan menggunakan kata “kami,” mau ditegaskan bahwa ada hubungan yang erat bagi pemakai kata itu. Kata “kami” merujuk pada hubungan komunal bagi penggunanya.

Jadi, dengan mendoakan doa “Bapa Kami” mau ditegaskan bahwa Yesus Kristus adalah saudara kita dan Allah adalah Bapa Kita. Atau, “Aku” yang mendoakan kata itu memiliki saudara yakni Yesus Kristus, dan Allah adalah Bapa Kami.

Bagi orang Indonesia, mungkin bisa bertanya, loh kok mengapa bukan “Bapa Kita.” Alasan singkatnya karena ada orang yang tidak percaya akan Yesus Kristus sebagai saudaranya. Bukan?

Oleh sebab itu, ketika kita mendoakan doa “Bapa Kami,” kita mau menegaskan kembali mengenai relasi yang intim itu.

Baca Juga: Ini Doa Singkat yang Diucapkan Paus Fransiskus Sebelum Tidur. Kamu Bisa Mencoba Doa Indah ini!

Lebih lanjut, bagi kita orang Katolik, salib merupakan simbol yang sudah sangat lazim. Salib menunjukkan dua sisi yakni “Vertikal” dan “Horizontal.”

Maknanya adalah  berkaitan dengan dua dimensi kemanusiaan kita yakni dimensi transendental hubungan pribadi kita dengan Allah (Vertikal) dan dimensi imanen hubungan kita dengan sesama.

Semoga artikel ini membantu kita untuk tak henti-hentinya mendoakan doa yang diajarkan oleh Tuhan Yesus ini. Ingat, ketika kita mendoakan doa ini sendirian di kamar, sesungguhnya kita tidak pernah mendoakan itu sendirian. Tuhan Yesus adalah saudara kita, Amores…

 

Sumber:

Rev. John Trigilio jr., Ph.D., Th.D. and Rev. Kenneth D. Brighenti Ph.D., “The Catholicism Answer Book: The 300 Most Frequently Asked Questions,” hlm. 238.

Silakan Berikan Komentar Anda


Like it? Share with your friends!

4.1k shares

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
0
Lucu
Suka Suka
19
Suka
Bahagia Bahagia
9
Bahagia
Wow Wow
3
Wow

Comments 1

Your email address will not be published. Required fields are marked *