Ketika kita berbicara tentang pandangan dan keyakinan yang kuat, kita harus mengakui bahwa kepercayaan fundamentalis dapat menjadi salah satu kekuatan paling berbahaya di dunia. Kombinasi antara kepastian absolut dan taruhan yang bersifat kekal menciptakan individu yang merasa dibenarkan untuk bertindak keras atas nama Tuhan. Mereka yang memiliki pandangan fundamentalis seringkali melihat ketidaksepakatan sebagai bukti kemurtadan, bahkan menganggap mereka yang berbeda pendapat sebagai ancaman yang dapat menyebarkan kesalahan kepada orang lain.
Fenomena ini tidak terbatas pada fundamentalisme agama saja. Kita juga menemukan fundamentalis sekuler yang mendefinisikan diri mereka melalui politik individual, menunjukkan sikap meremehkan terhadap perbedaan pendapat, dan sangat khawatir tentang siapa yang diberi platform dan siapa yang tidak. Prinsip yang sama berlaku untuk kedua jenis fundamentalisme ini.
Kerajaan terbalik dan makna kelahiran Yesus
Setiap tahun, perdebatan muncul di kalangan Kristen Amerika tentang kisah kelahiran Kristus. Pertanyaan yang sering diajukan meliputi apakah Yesus yang lahir di palungan berarti ia tunawisma, atau apakah pelarian keluarganya ke Mesir untuk menghindari perintah Raja Herodes membunuh semua bayi laki-laki di Betlehem menjadikan ia seorang pengungsi. Debat ini penting karena memiliki implikasi besar bagi orang percaya yang ingin meniru Kristus.
Namun, inti sebenarnya dari kelahiran Kristus adalah bahwa ketika Tuhan menjadi manusia, ia memasuki dunia dalam postur kerendahan hati dan kerentanan yang ekstrem. Yesus, yang diyakini sebagai Mesias, menghabiskan hidupnya sebagai tukang kayu dan pengkhotbah keliling. Ia sangat rentan sehingga mudah dieksekusi oleh Kekaisaran Romawi, dengan hanya sekelompok kecil pengikut yang masih berpegang pada iman mereka.
| Aspek kehidupan Kristus | Makna spiritual |
|---|---|
| Kelahiran di palungan | Kerendahan hati sejak awal |
| Pelarian ke Mesir | Kerentanan dan perlindungan ilahi |
| Kehidupan sebagai tukang kayu | Menghargai pekerjaan sederhana |
Mantan pendeta sering menggunakan frasa yang selalu melekat dalam pikiran : “kerajaan Tuhan yang terbalik”. Ya, Kristus adalah Raja, tetapi dari jenis kerajaan yang sangat berbeda, di mana yang pertama menjadi yang terakhir, di mana kita mengasihi musuh kita, memberkati mereka yang menganiaya kita, dan berkorban untuk melayani sesama. Seperti yang dapat kita pelajari melalui ajaran tentang kasih dan pengampunan, prinsip-prinsip ini fundamental dalam kehidupan Kristen.
Bahaya agama yang sesungguhnya dalam perspektif modern
Kontras antara kehidupan serta pelayanan Yesus dan kehausan akan kekuasaan yang telah mengonsumsi begitu banyak orang Kristen mengingatkan kita pada kata-kata yang biasanya dikaitkan dengan Mahatma Gandhi : “Saya menyukai Kristusmu, saya tidak menyukai orang Kristenmu. Orang Kristenmu sangat tidak seperti Kristusmu.” Ini adalah kritik yang adil, dan berdasarkan metrik tersebut, setiap orang dari kita akan gagal.
Namun, kritik Gandhi mengandung kekeliruan potensial. Ada implikasi tersirat bahwa orang-orang akan benar-benar menyukai orang Kristen jika kita berperilaku lebih seperti Kristus. Tetapi itu salah. Orang-orang memang menginginkan untuk menerima kasih dan belas kasihan, namun banyak yang tidak menghargai ketika seorang Kristen mengasihi dan melayani musuh mereka.
Berikut adalah karakteristik iman Kristen yang autentik :
- Tidak membenci mereka yang diperintahkan untuk dibenci
- Menolak untuk menindas atau menaklukkan
- Mengasihi musuh sebagai tindakan revolusioner
- Menempatkan sedikit perhatian pada status duniawi sendiri
Dalam kerajaan Tuhan yang terbalik, agama tetap berbahaya, tetapi bahayanya telah berbalik. Iman fundamentalis membuat agama berbahaya bagi orang lain, tetapi Kekristenan yang dihidupi dengan benar justru berbahaya bagi orang Kristen itu sendiri. Kelahiran Kristus yang rendah hati menjadi pelajaran pertama dalam serangkaian pembelajaran : menindas orang lain berarti menindas Kristus, membenci orang lain berarti membenci Kristus, dan mengasihi musuh dapat menjadi tindakan paling berbahaya dan revolusioner dari semuanya.




