Relasi Gereja dan Pemerintah Dalam Menjaga Keutuhan Nilai-Nilai Pancasila


Foto: Amorpost.com/Susan Binsasi Sarumaha

Relasi Gereja dan Pemerintah Dalam Menjaga Keutuhan Nilai-Nilai Pancasila, Amorpost.com – Di hadapan 120 orang Guru Agama Katolik Tingkat Dasar sampai Tingkat Menengah dari seluruh Indonesia, Mgr. Ignatius Suharyo, Pr selaku Uskup Agung Keuskupan Jakarta hadir memberikan pembinaan dalam rangka Pemahaman, Penghayatan dan Pengamalan Pancasila.

Dalam pertemuan pembinaan tersebut yang berlangsung di Swiss – Belhotel Mangga Besar Jakarta, tanggal 1 Desember, Mgr. Suharyo yang juga Ketua Konfrensi Wali Gereja Indonesia mengajak para Guru Agama untuk memperhatikan 3 hal yaitu:

1. Melawan lupa,
2. Merawat ingatan, dan
3. Membuat gerakan.

Dalam “melawan lupa” para Guru Agama diajak untuk melihat kembali peran para pahlawan bangsa dalam memperjuangkan Kemerdekaan bangsa Indonesia.

Dari kalangan hierarki gereja katolik dikenal Mgr. Albertus Sugyopranata, SJ yang secara khusus menulis surat kepada pimpinan Gereja Katolik di Vatikan agar mendukung proklamasi kemerdekaan Indonesia, dan hal itu disetujui.

Sebagai tanda hubungan baik antara Vatikan dan Indonesia maka sudah sejak tahun 1947 ada Duta Vatikan untuk Indonesia. Selain itu di kalangan tokoh awam dikenal juga pahlawan nasional Ignatius Kasimo.

Sedangkan di kalangan ABRI kita kenal tokoh katolik sebagai pahlawan nasional Yos Soedarso (angkatan laut) Agustinus Adi Soetjipto (angkatan udara) dan Ignatius Slamet Ryadi (angkatan darat).

Sedangkan dalam “merawat ingatan “, bapak uskup mengingatkan para guru agama akan pentingnya menyanyikan lagu lagu nasional. Bahkan Uskup Suharyo mengatakan bahwa di seluruh dunia hanya di Indonesia yang mempunyai doa, prefasi khusus untuk Tanah Air.

Selanjutnya ajakan untuk “membuat gerakan-gerakan” untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila Uskup Suharyo menunjukan contoh-contoh gerakan yang dilakukan oleh Keuskupan Agung Jakarta.

Dikemukakan bahwa sudah beberapa tahun terakhir Arah Pastoral Keuskupan Agung Jakarta disesuaikan dengan sila-sila Pancasila.

Tahun 2016 misalnya, umat Keuskupan Agung Jakarta diajak untuk menghayati sila pertama Pancasila yakni nilai- nilai Ke-Tuhanan Yang Maha Esa, tahun 2017 nilai Kemanusiaan yang adil dan beradab, sedangkan tahun 2018 umat Katolik keuskupan Agung Jakarta akan menghayati nilai persatuan dengan fokus utama “gerakan hidup bertetangga”. (SBS)

Silakan Berikan Komentar Anda


Like it? Share with your friends!

65 shares
Admin

Admin Amorpost.com.
Untuk informasi, kiriman berita dll silakan email ke info@amorpost.com.

What's Your Reaction?

Marah Marah
0
Marah
Sedih Sedih
0
Sedih
Lucu Lucu
0
Lucu
Suka Suka
1
Suka
Bahagia Bahagia
0
Bahagia
Wow Wow
0
Wow

Comments 0

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like