Konferensi tahunan Christians United for Israel (CUFI) baru saja berakhir di Washington. Tiga hari penuh diskusi, pidato, dan seruan dukungan tanpa syarat kepada Israel atas nama “mandat alkitabiah”. Tapi satu pertanyaan mendasar tetap menggantung : apakah kelompok ini sungguh mewakili seluruh komunitas Kristen global ?
Jawabannya tegas : tidak. Data membuktikan ini. Survei Pew Research Center yang dirilis April 2026 menunjukkan bahwa 48% umat Protestan dan 61% umat Katolik Amerika menyatakan pandangan negatif terhadap Israel. Bahkan di kalangan Injili kulit putih, kelompok pendukung Israel paling setia sekalipun, 32% kini mengekspresikan pandangan tidak menguntungkan terhadap Israel, naik dari 26% pada 2025. Ini bukan angka kecil.
Perpecahan teologis di balik dukungan Kristen terhadap Israel
CUFI dan organisasi Zionis Kristen lainnya membangun argumen mereka di atas Genesis 12 : “Aku akan memberkati mereka yang memberkatimu.” Mereka membaca janji kepada Abraham sebagai mandat permanen untuk mendukung negara Israel modern. Masalahnya, pembacaan ini mengabaikan narasi alkitabiah yang lebih luas, di mana janji kepada Abraham justru bertujuan agar “segala bangsa di bumi diberkati”.
Para nabi Israel tidak memberkati bangsa mereka dengan menutup mata terhadap ketidakadilan. Mereka mengonfrontasi raja-raja zalim dan membela kaum lemah. Yesus sendiri tidak mengajarkan pengikutnya untuk menguduskan negara mana pun; ia menyerukan kasih kepada sesama, berkat bagi musuh, dan perdamaian.
Inilah yang disebut teologi politik : ketika posisi politik tertentu diperlakukan seolah direstui Tuhan, maka kritik moral terhadapnya menjadi sesuatu yang dianggap pemberontakan. Pertanyaan tentang bantuan militer, perluasan permukiman, atau situasi di Gaza bukan lagi debat kebijakan; dalam kerangka CUFI, pertanyaan itu bisa dianggap melawan kehendak ilahi.
- Umat Kristen Palestina di Betlehem, Yerusalem, Taybeh, dan Gaza menghadapi pembatasan gerak, serangan, dan penggusuran paksa.
- Rossing Center mendokumentasikan 155 insiden kekerasan terhadap komunitas dan properti Kristen di Tanah Suci sepanjang 2025.
- Pemimpin gereja di Tepi Barat telah memperingatkan meningkatnya serangan dari pemukim ilegal.
Inilah realitas yang tidak pernah hadir dalam pidato-pidato CUFI. Bagi komunitas Kristen Palestina, distorsi teologis ini bukan abstraksi; dampaknya terasa setiap hari.
| Kelompok | Pandangan negatif terhadap Israel (2026) |
|---|---|
| Umat Katolik AS | 61% |
| Umat Protestan AS | 48% |
| Injili kulit putih AS | 32% |
Generasi baru Kristen yang menolak pilihan palsu
Di konferensi pemuda Kristen Urbana 25 di Phoenix, sekitar 7.000 mahasiswa dan pemimpin berkumpul. Di sana, seorang pendeta Palestina-Amerika berbagi panggung dengan Aaron Abramson, CEO dari Jews for Jesus. Keduanya menunjukkan bahwa penderitaan Israel dan Palestina tidak harus dipertandingkan untuk mendapat simpati Kristen.
Setelah sesi itu, ratusan mahasiswa antre untuk menyampaikan terima kasih. Mereka bukan mencari musuh baru. Mereka mencari cara yang lebih jujur untuk hidup beriman. Penampilan di The Tucker Carlson Show pada Februari 2026 juga memicu respons serupa : banyak pendeta Injili menghubungi dan mengaku belum pernah mendengar langsung suara komunitas Kristen Palestina.
Untuk memahami keberagaman perspektif ini lebih jauh, penting membaca berita terkini tentang perkembangan komunitas Kristen global dan dampaknya terhadap masyarakat dunia, yang merekam pergeseran sikap ini secara lebih luas.
Frankly, posisi paling alkitabiah bukan kesetiaan buta pada satu negara. Umat Kristen bisa menentang antisemitisme tanpa mentoleransi kebencian anti-Muslim. Mereka bisa berduka atas tragedi 7 Oktober tanpa membenarkan kehancuran Gaza. Kasih tanpa keberpihakan dan keberanian untuk berkata benar : itulah mandat sesungguhnya, bukan sekadar memberkati bendera atau angkatan bersenjata tertentu.
- Buku Katolik terlaris selama 63 tahun berturut-turut - 10 Juli 2026
- Kristen tidak bersatu untuk Israel : fakta - 9 Juli 2026
- Kristianitas : penemuan prasasti Aramia di kuil Mithras - 7 Juli 2026




