Mantan pastor jelaskan mengapa tinggalkan Kristen

Pria berdiri di perpustakaan dengan rak buku dan jendela cahaya alami

Sebuah video yang beredar viral pada 15 Agustus 2026 mengguncang komunitas keagamaan di Nigeria. Olabanjo Felix, seorang pendeta asal Ondo State yang sebelumnya mendirikan Image of God Evangelical and Prophetic Ministries di Ibaka, wilayah Oka Akoko, secara terbuka mengumumkan perpindahannya dari Kekristenan ke Isese, tradisi spiritual Yoruba yang berakar pada praktik Ifa. Kini ia menyebut dirinya Ifawamiri Aworanolodumare, Babalawo Ifa.

Yang menarik bukan sekadar faktanya. Felix bukan orang yang bertindak impulsif. Ia mengaku telah melalui perjalanan pencarian jiwa selama dua tahun penuh sebelum mengambil keputusan ini, berkonsultasi dengan berbagai pendeta, bahkan sempat mengkaji Islam. Ini bukan drama mendadak, ini adalah pergolakan intelektual dan spiritual yang panjang.

Penipuan yang ia lihat dari dalam gereja

Felix berbicara terang-terangan. Menurutnya, tidak ada pendeta Alkitab yang sejati di Nigeria, kecuali satu nama yang ia sebut secara spesifik : Pastor Gbile Akanni. Semua yang lain, tegasnya, telah mengubah agama menjadi bisnis keluarga dan alat cuci otak massa.

Berikut tahapan yang ia jalani sebelum akhirnya memilih Ifa :

  1. Dua tahun meragukan ajaran Kristen secara diam-diam
  2. Berkonsultasi dengan beberapa pendeta untuk “memeriksa dirinya sendiri”
  3. Mengkaji Al-Qur’an versi Yoruba setelah saran seorang ulama Islam
  4. Memutuskan Islam pun mengandung “penipuan yang sama”
  5. Mencari mentor Ifa yang ia anggap otentik dan terpercaya

Ia menemukan mentornya, Araba of Isara-Remo, Olusegun Latunji Aifuwape, melalui Facebook. Pertemuan digital yang kemudian mengubah seluruh arah hidupnya. Felix bergabung dalam komunitas tersebut dan mengklaim tidak pernah terlibat dalam praktik yang ia anggap fetish. “Kami hanya berdoa dan memanjatkan permohonan,” katanya.

Satu tuduhan paling mengejutkan yang ia lontarkan : banyak pendeta secara diam-diam menghubungi praktisi Ifa untuk divisi, sementara di depan publik mereka mengecam kepercayaan tradisional tersebut. Jika klaim ini benar, ironinya sungguh luar biasa.

Ifa bukan mistik gelap, tapi sistem spiritual dengan akar budaya kuat

Penting untuk memahami konteks. Isese dan praktik Ifa bukan sekadar “agama tradisional” dalam arti sempit. Ini adalah sistem pengetahuan Yoruba yang mencakup herbalisme, divisi, etika, dan kosmologi yang telah ada selama berabad-abad sebelum kolonialisme membawa Kekristenan ke Afrika Barat.

Aspek Kekristenan (versi Felix) Ifa / Isese
Otoritas spiritual Pendeta sebagai perantara Babalawo dengan pengetahuan oral
Praktik utama Khotbah, doa, persembahan Doa, ramuan herbal, konsultasi Ifa
Kritik Felix Penipuan terstruktur, komersialisasi Lebih jujur, berbasis alam

Felix menyebut keyakinannya semakin kuat setelah mengalami langsung khasiat tanaman herbal dan akar-akaran. Bagi pembaca yang ingin memahami apa yang sesungguhnya hilang ketika seseorang meninggalkan agama yang pernah menjadi identitasnya, artikel apa yang saya hilang ketika meninggalkan agama Katolik saya memberikan perspektif yang sangat relevan dan jujur.

Felix juga menegaskan bahwa pusat Ifa tempatnya belajar dikunjungi oleh orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Ini bukan lingkaran kecil atau kepercayaan lokal yang tertutup. Ifa kini menarik minat global, termasuk dari komunitas diaspora Afrika dan peneliti spiritualitas komparatif.

Terlepas dari perdebatan teologis, satu hal yang Felix lakukan layak digarisbawahi : ia menolak hidup dalam kepalsuan. Bukan karena tekanan eksternal, tapi karena keyakinan internal yang ia bangun selama bertahun-tahun. Keberanian itu, setidaknya, sulit dibantah.

Mantan pastor jelaskan mengapa tinggalkan Kristen

jose
Scroll to Top