Obituari The Right Rev Thomas McMahon : kehidupan dan warisan sang uskup

Obituari The Right Rev Thomas McMahon : kehidupan dan warisan sang uskup

Thomas McMahon, uskup Katolik Brentwood yang meninggal dunia pada usia 89 tahun, merupakan sosok yang mendobrak stereotip pembagian sederhana antara konservatif dan liberal dalam gereja Katolik. Prelatus tinggi dengan gaya rambut khas Bobby Charlton ini menunjukkan bahwa seseorang bisa sangat tradisional dalam aspek liturgis namun progresif dalam isu-isu sosial politik.

Lahir di Dorking, Surrey, dalam keluarga kelas menengah Irlandia, Thomas tumbuh dengan latar belakang teknik sipil yang kuat. Ayahnya menjabat sebagai kepala konsultan teknik sipil untuk Harlow New Town di Essex. Pendidikannya dimulai di St Bede’s Catholic grammar di Manchester, sebelum ia mengambil jalur unik dengan berlatih menjadi imam di Saint-Sulpice, Paris, tempat ia ditahbiskan pada tahun 1959.

Komitmen terhadap perdamaian dan keadilan sosial

McMahon mengukir jejak paling berkesan melalui aktivisme perdamaiannya yang berani. Sebagai wakil presiden Pax Christi sejak 1989, ia tidak ragu tampil dalam pakaian klerus lengkap di berbagai aksi demonstrasi jalanan. Kehadirannya terlihat mencolok di protes luar pameran senjata internasional di Docklands Arena, London timur, maupun di depan kedutaan Amerika Serikat di Mayfair.

Penentangannya terhadap senjata nuklir bersifat konsisten dan teguh, berbeda dengan mayoritas rekan-rekannya di kalangan uskup Inggris dan Wales yang mengadopsi posisi lebih ambigu. Keberanian ini semakin terlihat ketika ia mengekspos kesenjangan antara komitmen publik Menteri Luar Negeri Robin Cook terhadap kebijakan luar negeri etis dengan keputusan pemerintah menjual persenjataan ke Indonesia pada tahun 1999. Tujuh tahun kemudian, ia kembali menyuarakan penentangannya terhadap rencana Partai Buruh mengganti sistem rudal Trident.

Aspek Posisi McMahon
Senjata nuklir Penentang keras tanpa kompromi
Perdagangan senjata Mengkritik penjualan ke Indonesia
Aborsi Aktif mendukung gerakan pro-kehidupan
Liturgi Sangat tradisional dan neoklasik

Namun pada isu-isu lain, McMahon mengikuti ajaran Katolik tradisional secara ketat. Tahun 2004, ia bergabung dengan gerakan anti-aborsi Helpers of God’s Precious Infants dalam aksi piket di klinik aborsi Marie Stopes di Buckhurst Hill, Essex. Langkah ini terbilang jarang dilakukan oleh uskup Inggris dan Wales yang meski anti-aborsi, biasanya enggan turun langsung berdemonstrasi. Seperti yang terlihat dalam dinamika kepemimpinan gereja Katolik, pilihan politik dan teologis seorang prelatus dapat membentuk arah institusional.

Transformasi arsitektural yang kontroversial

Proyek renovasi Katedral Brentwood antara 1989 dan 1991 menjadi kontroversi terbesar dalam kepemimpinan McMahon. Ia menghabiskan jutaan pound untuk mempekerjakan arsitek Quinlan Terry merancang ulang struktur Victoria gothic yang ada menjadi karya neoklasik megah. Terry menggabungkan gaya Renaisans Italia dan barok Inggris, dengan satu portico berdasarkan desain Christopher Wren untuk St Paul’s. Katedral tersebut diklaim sebagai katedral klasik pertama yang dibangun di Inggris sejak St Paul’s.

Kritik terhadap proyek ini mencakup :

  • Dana besar dianggap lebih baik untuk mengatasi kemiskinan
  • Bangunan Victoria gothic yang ada sudah memadai
  • Pilihan gaya arsitektur neoklasik terlalu kontroversial
  • Penolakan mengungkap identitas donatur anonim

Diangkat sebagai uskup Brentwood tahun 1980 pada usia 44 tahun, McMahon memilih tinggal di pondok bergambar di desa Stock dekat Billericay, bukan di kediaman uskup tradisional. Rumahnya dipenuhi barang antik dan menjadi tempat ia menjamu para imam dalam kelompok sepuluh orang. Ia juga aktif dalam inisiatif multifaith dengan pemimpin Muslim dan menjalin hubungan erat dengan rekan-rekan Anglikan, mendirikan lima gereja bersama dan dua sekolah bersama.

Meskipun diprediksi akan mendapat promosi lebih tinggi, kepribadiannya yang tegas membuatnya tidak cocok dengan blueprint kardinal loyal Vatikan. Ia menjabat hingga 2014, bertahan tiga tahun setelah mengajukan pengunduran diri wajib pada usia 75 tahun, sebelum mengabdi sebagai imam paroki Stock hingga akhir hayatnya.

Obituari The Right Rev Thomas McMahon : kehidupan dan warisan sang uskup

Agung
Scroll to Top