JD Vance baru-baru ini mengumumkan sebuah memoar baru yang berjudul Communion : Finding My Way Back to Faith. Buku ini akan diterbitkan oleh HarperCollins pada tanggal 16 Juni 2026. Pengumuman ini langsung memicu banyak spekulasi tentang ambisi politiknya menjelang pemilihan presiden 2028.
Perjalanan spiritual JD Vance menuju iman Katolik
Wakil Presiden Amerika Serikat ini memeluk agama Katolik pada tahun 2019, ketika ia berusia 35 tahun. Sebelumnya, ia dibesarkan dalam keluarga dengan latar belakang Injili yang longgar. Perpindahan keyakinan ini bukan keputusan yang tiba-tiba, melainkan hasil dari pencarian spiritual yang panjang dan mendalam.
Dalam unggahannya di X, Vance mengakui bahwa ia telah mengerjakan proyek buku ini “sejak lama”. Ia mendeskripsikannya sebagai kisah pribadi tentang bagaimana ia menemukan kembali jalan menuju iman : “Communion adalah tentang perjalanan pribadi saya dan bagaimana saya menemukan kembali kepercayaan.”
Menurut penerbitnya, buku ini mengungkap bagaimana keyakinan Vance memandu pekerjaannya dalam kehidupan publik. Buku ini juga menggambarkan visinya untuk masa depan Amerika, berdasarkan nilai-nilai iman Kristen yang ia anut sejak konversinya.
Berikut adalah beberapa tema utama yang diangkat dalam buku Communion berdasarkan keterangan penerbit :
- Kehilangan iman di masa muda dan proses penemuannya kembali
- Makna menjadi seorang Kristen di berbagai fase kehidupan
- Pengaruh keyakinan Katolik terhadap kebijakan publik
- Pandangan tentang keluarga, aborsi, dan tatanan sosial
Konversinya ke Katolik juga memengaruhi posisi politiknya, terutama soal kebijakan deportasi massal. Vance pernah menggunakan konsep ordo amoris — “tatanan cinta” — untuk membenarkan prioritas kewajiban kepada sesama warga negara. Pandangan ini mendapat kritik dari tokoh-tokoh senior Vatikan.
Sebelum menjadi Paus Leo XIV pada Mei 2025, sebuah akun X yang tampaknya miliknya pernah membagikan kritik terhadap kebijakan deportasi Gedung Putih. Mendiang Paus Fransiskus juga pernah menulis bahwa ordo amoris sejati harus diinspirasi dari perumpamaan Orang Samaria yang Baik, yaitu cinta yang membangun persaudaraan terbuka bagi semua orang tanpa pengecualian. Kunjungan JD Vance ke Vatikan menjadikan identitas Katoliknya semakin sentral dalam perannya sebagai wakil presiden.
Memoar sebagai strategi menuju pencalonan presiden 2028
Penerbitan memoar menjelang kampanye presiden adalah tradisi yang sudah sangat lazim dalam politik Amerika Serikat. Beberapa kandidat potensial dari Partai Demokrat pun telah merilis atau mengumumkan buku mereka belakangan ini.
| Politisi | Jabatan | Buku terbaru |
|---|---|---|
| Kamala Harris | Mantan Wakil Presiden | Buku baru diumumkan 2026 |
| Gavin Newsom | Gubernur California | Buku baru dirilis 2025-2026 |
| Andy Beshear | Gubernur Kentucky | Buku baru diumumkan 2026 |
| Josh Shapiro | Gubernur Pennsylvania | Buku baru diumumkan 2026 |
Buku pertama Vance, Hillbilly Elegy : A Memoir of a Family and Culture in Crisis, diterbitkan pada tahun 2016. Memoar itu menceritakan masa kecilnya di Ohio pedesaan dan perjalanannya dari keluarga yang penuh masalah hingga Yale Law School. Buku tersebut menghabiskan lebih dari 200 minggu di daftar New York Times dan terjual lebih dari lima juta eksemplar di seluruh dunia.
Film adaptasinya disutradarai oleh Ron Howard, dengan pemeran utama Glenn Close dan Amy Adams. Kesuksesan luar biasa itu membuat Communion sangat dinantikan, baik sebagai karya spiritual maupun sebagai sinyal nyata dari ambisi politik JD Vance yang semakin terang-terangan.
- Kekristenan baru yang sedang menyebar di seluruh Inggris - 5 April 2026
- JD Vance umumkan memoar baru tentang konversinya ke Katolik - 2 April 2026
- Kebangkitan Kristen Gen Z yang tidak pernah terjadi - 2 April 2026




