Mike Posner dibaptis : perjalanan iman Kristen

Pastor membaptis pemuda di sungai dengan kongregasi menonton.

Pada 6 Agustus 2026, penyanyi Mike Posner mengejutkan 1,4 juta pengikut Instagramnya dengan sebuah pengumuman yang tak terduga : ia telah memberi hidupnya kepada Kristus setahun yang lalu dan baru-baru ini dibaptis. Video upacara baptisannya, direkam di air tenang saat matahari terbenam, menjadi penutup dari sebuah unggahan panjang yang penuh kejujuran dan keberanian pribadi.

Dari kekosongan menuju iman : perjalanan spiritual Mike Posner

Bagi banyak orang, nama Mike Posner identik dengan lagu-lagu seperti “Cooler Than Me” dan “I Took a Pill in Ibiza”, dua hit yang menempatkannya di puncak tangga lagu dunia. Tapi di balik kesuksesan itu, penyanyi berusia 38 tahun ini diam-diam merasakan kehampaan yang dalam. Kolaborasinya dengan Wiz Khalifa dan Talib Kweli tidak bisa mengisi celah itu.

Titik balik pertama datang pada 2019, ketika Posner berjalan melintasi seluruh wilayah Amerika Serikat. Dalam perjalanan itu, ia digigit ular berbisa. Setelahnya, ia mendaki Gunung Everest. Ia menceritakan kepada majalah Time : “Saya menghabiskan banyak waktu hidup saya untuk membuat segalanya senyaman mungkin. Dalam perjalanan itu, saya mencoba melakukan hal sebaliknya.” Pengalaman-pengalaman ekstrem itu memperdalam pencarian spiritualnya.

Pada Februari 2024, tepat di ulang tahun ke-10 lagu “I Took a Pill in Ibiza”, Posner menulis bahwa tidak ada satu pun lirik lagu itu yang mencerminkan hidupnya lagi. Ia menyebut dirinya “pria yang sepenuhnya baru”, seseorang yang tidak lagi mencari validasi melalui narkoba atau hubungan yang tidak sehat.

Setahun sebelum pengumuman baptisan ini, ia sudah menyatakan bahwa hubungannya dengan Tuhan berada di level yang sama sekali baru. Ia pun menulis ulang lirik lagunya : baris pembuka yang tadinya berbunyi “I took a pill in Ibiza” berubah menjadi “I went back to Ibiza”, dengan referensi kepada sepuluh tahun sobrietasnya dan keputusannya untuk “menyerahkan hidupnya kepada Tuhan”.

Baptisan dan makna kekristenan bagi Mike Posner

Menurut pengakuannya sendiri, keputusan untuk mengikut Kristus tidak datang tiba-tiba. Posner menyebut serangkaian “peristiwa sinkronistik berbasis Kristus” yang mempengaruhinya. Seorang teman berbicara tentang detail hidupnya tanpa pengetahuan sebelumnya. Dalam sebuah kebaktian kecil, ia merasakan sensasi seperti listrik yang mengalir di sepanjang tulang punggungnya, diikuti perasaan kemanunggalan yang dalam. Teman Kristen lain menyebut suatu peristiwa masa lalunya tepat saat ia sedang memikirkannya.

Berikut perkembangan iman Posner dari waktu ke waktu :

  1. 2019 : perjalanan lintas Amerika dan pendakian Everest memperdalam pencarian spiritual
  2. 2024 : Posner menyatakan dirinya “pria baru” dan meninggalkan gaya hidup lama
  3. 2025 : hubungannya dengan Tuhan memasuki babak baru, ia menulis ulang lirik lagunya
  4. 2026 : ia secara resmi memberi hidupnya kepada Kristus dan dibaptis

Setelah komitmen itu, Posner mendalami Perjanjian Baru serta karya-karya tokoh Kristen seperti C.S. Lewis dan Bunda Teresa. Ia mengakui awalnya kesulitan memahami apa artinya menjadi seorang Kristen. Ia akhirnya menemukan definisinya sendiri, yang bisa Anda temukan selengkapnya dalam refleksi tentang bagaimana kekristenan sejati seharusnya terdengar menurut ajaran asli.

Aspek Pandangan Mike Posner
Arti menjadi Kristen Hidup seperti Kristus dengan pikiran, tubuh, dan jiwa
Inti iman Mengasihi semua orang, termasuk yang paling lemah
Peran Tuhan Membantu mencapai standar kebaikan yang mustahil dicapai sendiri

Posner menutup unggahannya dengan kalimat yang jujur : “Kristus tidak membuat hidupku lebih kecil, tetapi jauh, jauh lebih besar.” Ia tidak mengklaim otoritas sebagai “bintang pop yang menua” untuk mengajari siapa pun soal kepercayaan. Tapi ia menolak menyembunyikan bagian hidupnya ini. Dan justru keberanian itulah yang membuat pengakuannya begitu kuat.

Mike Posner dibaptis : perjalanan iman Kristen

Rian Pratama
Scroll to Top